Spiga

Understanding Breast Cancer Risk

All women are at risk for getting breast cancer. As you get older, your risk increases. Assuming you live to age 90, your risk of getting breast cancer over your lifetime is about 14%. That might sound scary, because it means that an average of about one out of every seven women will get breast cancer over a 90-year life span.

You can also look at it another way: A 14% risk means there's an 86% chance that you WON'T get breast cancer.

How Much Do Risk Factors and Preventive Factors Change Your Risk?

Knowing what factors can increase or decrease your risk for breast cancer is important. But you probably want to know just HOW MUCH those factors change your risk.

If you hear that a certain treatment can reduce your risk by 40%, what does that mean?

To understand what the numbers mean about YOUR risk for breast cancer, the key terms to know are relative risk and absolute risk.

Relative risk is the number that tells you how much something you do, such as taking a pill, can change your risk, compared to your risk without taking that pill. Relative risk can be expressed in percentages and in "hazard ratios." If you do nothing new, your hazard ratio is 1.0—this means that your risk doesn't change. If you do something and your risk decreases by half, or goes down to 0.5, then you are half as likely to have the risk. But if your risk goes up, from 1.0 to 1.88, then you are 88% more likely to encounter the risk. If your risk goes up to 3.0, then you have a threefold (300%) increased risk of having the problem.

Absolute risk is the size of your own risk. Absolute risk reduction is the number of percentage points by which your own risk changes if you do something, like taking a pill. The size of your absolute risk reduction depends on what your risk is to begin with.

Example of Risk Going Up for a Woman with No History of Breast Cancer

Smoking is associated with an increased risk of breast cancer as well as other diseases.

Suppose your risk of breast cancer is 14%. If you smoke, your risk goes up by 32% (about a third higher risk). That means your risk of breast cancer from smoking is 32% higher than the 14% risk if you don't smoke. That's the relative risk increase from smoking.

But how big a difference does a 32% increase really make for you? To figure out the change to your absolute risk, see what happens when you make your risk of 14% go up by a third:

  • Multiply your risk of 14% by the relative risk increase of 32%. You get 4% (14% x 32% = 4.48%, or 4%). 4% is the size of the increase in risk.
  • Add the 4% increase to the 14% risk you started out with, and you end up with 18% risk (14% + 4% = 18%),

That means your absolute risk for breast cancer is 18% if you have no history of the disease and you smoke.

Example of Risk Going Down for a Woman with Breast Cancer History

Suppose you have had breast cancer and had lumpectomy with clear margins (meaning no cancer was found between the tumor and the edge of the surrounding tissue that was removed along with it).

After lumpectomy with clear margins, your risk of the breast cancer coming back in the same breast is about 30%. But if you choose to have radiation therapy after your lumpectomy, you can reduce your risk of the cancer coming back by two-thirds or 66%. This is the relative risk decrease.

But how much of a difference does radiation's 66% drop really make? To figure out the change to your absolute risk, take two-thirds off your risk of 30%:

  • Multiply your risk of the cancer coming back (30%) by the relative risk decrease from radiation therapy (66%), and you get a decrease of 20% (30% x 66% = 19.80% or 20%).
  • To figure out your remaining risk of recurrence after radiation, subtract the 20% from the 30% risk of recurrence that you started out with (30% - 20% = 10%). So your absolute risk of the cancer coming back falls to 10% if you have radiation therapy.

Now, after lumpectomy and radiation, is there something else you can do to knock down the 10% risk further? You may also choose to take hormonal therapy (for example, tamoxifen or an aromatase inhibitor) for five years. Learn more about hormonal therapy choices. If you do that, you can reduce your risk by another 50%. By taking hormonal therapy for five years, you lower your relative risk of the cancer coming back in the same breast by half or 50%. To see how big a difference hormonal therapy makes in your absolute risk, take half off your risk:

  • Multiply your risk by the relative risk decrease from tamoxifen (10% x 50% = 5%).
  • Then subtract that 5% from your risk (10%–5% = 5%).

Now your absolute risk of the cancer coming back is 5%. So by having radiation therapy and taking hormonal therapy for five years, you have reduced your risk of the breast cancer recurring from 30% to 5%.

Knowing how much your breast cancer risk changes with lifestyle changes and treatment options can help you and your doctor make the best decisions for YOU.

Kanker Payudara. Pengertian dan Penyembuhan

Keberadaan ‘kanker payudara’ menimbulkan rasa takut yang luar bisa bagi kaum perempuan, selain keganasannya yang tanpa ampun, kanker ini kerap datang tiba-tiba tanpa permisi.

PayudaraNamun dengan semakin meningkatnya kesadaran para perempuan untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap payudaranya. Maka, kian hari tingkat kematian akibat kanker ganas ini semakin bisa dikurangi. Terutama pada penderita yang berusia di bawah 30 tahun. Tetapi jika ternyata kanker ganas ini ternyata telah bersemayam dalam tubuh Anda, mengingat perkembangannya yang sangat cepat dari stadium 1 hingga tak tertolong hanya memerlukan waktu kurang dari lima tahun. Maka Anda harus rela untuk melakukan berbagai macam tes, menjalani rangkaian pemeriksaan dan perawatan yang super intensif. Semua ini dilakukan agar perkembangan sel liar kanker dapat diketahui tingkat penyebaran. Inilah yang disebut dengan ‘stadium’. Tak perlu panik, karena kemajuan teknologi kedokteran yang semakin berkembang dari hari ke hari. Maka masih banyak kemungkinan bagi Anda untuk lolos dari penyakit mematikan ini.

Nah, ingin tahu lebih detil tentang stadium dan aneka ragam istilah perawatan medis yang harus dilalui oleh penderita kanker payudara? Berikut catatannya:

Stadium 1
Pada stadium ini, benjolan kanker tak lebih dari 2 cm dan tidak dapat terdeteksi dari luar. Perawatan yang sangat sistematis akan diberikan pada kanker stadium ini, tujuannya adalah agar sel kanker tidak dapat menyebar dan tidak berlanjut pada stadium selanjutnya. Pada stadium ini, kemungkinan sembuh total pada pasien adalah 70%.

Stadium 2
Pada stadium ini, kemungkinan sembuh penderita adalah 30 - 40 % tergantung dari luasnya penyebaran sel kanker. Biasanya besarnya benjolan kanker sudah lebih dari 2 bahkan bisa sampai 5 cm dan tingkat penyebarannya pun sudah sampai daerah ketiak. Atau bisa juga ukuran kanker sudah mencapai 5 cm tapi belum menyebar kemana-mana. Biasanya dilakukan operasi untuk mengangkat sel-sel kanker yang ada pada seluruh bagian penyebaran, dan setelah operasi dilakukan penyinaran untuk memastikan tidak ada lagi sel-sel kanker yang tertinggal.

Stadium 3A
Menurut data dari Depkes, 87% kanker payudara ditemukan pada stadium ini. Benjolan kanker sudah berukuran lebih dari 5 cm dan sudah menyebar ke kelenjar limfa.

Stadium 3B
Kanker sudah menyebar ke seluruh bagian payudara, bahkan mencapai kulit, dinding dada, tulang rusuk dan otot dada. Selain itu juga penyebarannya juga sudah menyerang secara tuntas kalenjar limfa. Jika sudah demikian tidak ada alternatif lain selain pengangkatan payudara.

Stadium 4
Sel-sel kanker sudah merembet menyerang bagian tubuh lainnya, biasanya tulang, paru-paru, hati atau otak. Atau bisa juga menyerang kulit, kelenjar limfa yang ada di dalam batang leher. Sama seperti stadium 3, tindakan yang harus dilakukan adalah pengangkatan payudara.

Berikut beberapa istilah tindakan medis yang dilakukan dokter untuk menghentikan laju pertumbuhan sel kanker:

Lumpectomy
Istilah awamnya adalah ‘pengangkatan benjolan’. Biasanya pengangkatan ini disertai sedikit (sangat minimal) jaringan yang sehat. Dengan cara ini, diharapkan jaringan yang tersisa dan masih sehat akan dapat membentuk kembali payudara secara alami.

Mastectomy Radikal
Pengangkatan payudara sebagian atau seluruhnya termasuk otot dada di bawah payudara untuk mencegah penyebaran kanker yang lebih luas. Sekarang, metode ini sudah jarang digunakan karena teknologi kedokteran sudah semakin maju.

Chemotherapy
Adalah terapi yang diberikan berupa pemberian obat-obatan tertentu yang sangat kuat efeknya (anti kanker). Terapi ini bisa diberikan lewat mulut atau berupa suntikan pada pembuluh darah. Pengobatan ini harus diberikan secara berulang-ulang dengan siklus yang berlangsung antara 3 sampai 6 bulan.

Terapi hormon
Metode pemberian hormon yang berfungsi sebagai penghambat laju perkembangan sel kanker.

Terapi radiasi
Pengobatan ini biasanya diberikan bersamaan dengan lumpectomy atau masectomy, fungsi terapi ini adalah untuk menghancurkan sel-sel kanker agar tidak merembet ke bagian tubuh yang lainnya.

Vonis kanker payudara bukanlah akhir dari segalanya, dokter adalah manusia yang bisa mengatakan apa saja. Namun, tetap Tuhanlah penentu segalanya termasuk umur manusia!